Blog EntryUntuk Yang Jatuh Cinta Jan 19, '08 5:22 PM
for everyone
Mencintai itu Keputusan
(taken from: majalah tarbawi)


 
 
 
Lelaki tua menjelang 80-an itu menatap istrinya lekat-lekat...

 
Nanar...Gadis itu masih terlalu belia. Baru saja mekar. Ini bukan suatu persekutuan yang mudah. Tapi ia sudah memutuskan untuk mencintainya. Sebentar kemudian ia pun berkata, “Kamu kaget melihat ubanku? Percayalah! Hanya kebaikan yang akan kamu temui di sini.” Itulah kalimat pertama Utsman bin Affan ketika menyambut istri terakhirnya dari Syam, Naila...
 
Selanjutnya adalah bukti...
 
Sebab Cinta adalah kata lain dari memberi...
 
Sebab memberi adalah pekerjaan
 
Sebab pekerjaan cinta dalam siklus memperhatikan, menumbuhkan, merawat dan melindungi, itu berat bukan?....
 
Sebab pekerjaan yang berat itu harus ditunaikan dalam waktu yang lama.
 
Sebab pekerjaan berat dalam waktu yang lama begitu hanya mungkin dilakukan oleh mereka yang memiliki kepribadian yang kuat dan tangguh...
 

Maka, setiap orang hendaklah berhati-hati saat ia akan mengatakan:
 
Aku mencintaimu”....Kepada siapapun tentunya !!!
 
Sebab itu adalah keputusan besar. Ada taruhan kepribadian di situ.
 
Aku mencintaimu” adalah ungkapan lain dari “Aku memberimu sesuatu.”
 
Yang terakhir ini adalah juga ungkapan lain dari, “Aku akan memeperhatikan dirimu dan semua situasimu untuk mengetahui apa yang kamu butuhkan untuk tumbuh menjadi lebih baik dan bahagia….
 
Aku akan bekerja keras untuk memfasilitasi dirimu agar bisa tumbuh semaksimal mungkin….
 
Aku akan merawat dengan segenap kasih sayangku setiap proses pertumbuhan dirimu melalui kebajikan harian yang akan kulakukan padamu...
 
Aku juga akan melindungi dirimu dari segala sesuatu yang dapat merusakmu dan proses pertumbuhan itu….
 
Taruhannya adalah kepercayaan orang yang kita cintai terhadap integritas kepribadian kita...
 
Sekali kamu mengatakan kepada seseorang, ”Aku Mencintaimu”...
 
Maka kamu harus membuktikan ucapan itu.
 
Itu DEKLARASI, bukan saja tentang rasa suka dan ketertarikan,
 

Tapi terutama tentang kesiapan dan kemampuan berkorban,
 
Kesiapan dan kemampuan melakukan ”pekerjaan-pekerjaan cinta”:
 
Memperhatikan...Merawat....dan Melindungi...
 
Sekali deklarasi cinta tidak terbukti, kepercayaan hilang lenyap.
 
Tidak ada cinta tanpa kepercayaan.
 
Begitulah bersama waktu, suami istri hilang kepercayaan kepada pasangannya, atau anak hilang kepercayaan pada orang tuanya pun sebaliknya, atau juga sahabat hilang kepercayaan kepoada kawannya, atau rakyat hilang kepercayaan kepada pemimpinnya.
 
Semua dalam satu situasi: Cinta yang tidak terbukti !!!
 
Ini yang menjelaskan mengapa cinta yang tersa begitu panas membara di awal hubungan lantas jadi redup dan padam pada tahun ke-dua, ke-tiga,
 
ke-empat....dan seterusnya...
 
dan tiba-tiba saja perkawinan bubar, persahabatan berakhir, keluarga berantakan, atau pemimpin jatuh karena tidak dipercaya rakyatnya.
 
Jalan hidup kita biasanya tidak liniear.
 
Namun tidak juga seterusnya pendakian...atau penurunan...
 
Karena itu konteks dimana “pekerjaan-pekerjaan cinta” itu dilakukan tidak selalu kondusif secara emosional.
 
Tapi di situlah tantangannya:
 
Membuktikan ketulusan di tengah situasi yang sulit.
 
Di situlah konsistensi teruji.
 
Di situ juga integritas terbukti.
 
Sebab mereka yang bisa mengejewantahkan cinta di tengah situasi yang sulit, jauh lebih bisa membuktikannya dalam situasi yang longgar.
 
Mereka yang dicintai dengan cara yang begitu,
 
Biasanya merasakan bahwa hati dan jiwanya penuh seluruh.
 
Bahagia sebahagia-bahagianya.
 
Puas sepuas-puasnya.
 
Sampai tak ada tempat yang lain.
 
Bahkan setelah sang pecinta mati.
 
      Begitulah Naila...
 
Utsman bin Affan telah memenuhi seluruh jiwanya dengan cinta.
 
Maka ia memutuskan untuk tidak menikah lagi saat suaminya terbunuh.
 
Ia bahkan merusak wajahnya untuk menolak semua pelamarnya.
 
Karena... tak ada yang dapat mencintai sehebat lelaki tua itu...
 
Kita terkadang begitu mudah untuk mengatakan...Aku Mencintaimu...

 

Tanpa kemudian menyelami arti dan makna yang begitu dalam di dalamnya...

 

Sehingga tanpa sadar....

 

Akhirnya banyak jiwa yangtersakiti karenanya...

 

Akhirnya banyak jiwa yang jadi korban karenanya....

22 CommentsChronological   Reverse   Threaded
genkeis wrote on Jan 19
Hmmm... Thanks for sharing :)
amaher wrote on Jan 19
genkeis said
Hmmm... Thanks for sharing :)
you are welcome ;-)
ceumimin wrote on Jan 20
Ayo Buktikan kecintaanmu cep...
Ka saha nyak???

Cep, katanya merusak diri itu ga boleh???
Kenapa Naila merusak wajahnya??
fitriyoosei wrote on Jan 20
SOOOOOOOO TOUCH !
amaher wrote on Jan 20
Ayo Buktikan kecintaanmu cep...
Ka saha nyak???

Cep, katanya merusak diri itu ga boleh???
Kenapa Naila merusak wajahnya??
Tidak tahu Teh...:-)
amaher wrote on Jan 20
SOOOOOOOO TOUCH !
Smg bs jd bahan renungan :-)
nazhara wrote on Jan 21
mencintai itu keputusan... dan sebuah pilihan!!
ordinarycosmic wrote on Feb 3
mencintai itu sejatinya memang sebuah keputusan namun juga sebuah pilihan mana kala hatitengah gelisah mananti yg tak tentu... maka keputusan yang diambil merupakan sebuah pilihan yang menentukan baik tidaknya suatu jalan yang ditempuh.......
memsya wrote on Mar 1
hmm..ada yg lagi ..(.....) cinta rupanya=)
pynk318 wrote on Mar 13
to love & be love is everything....Semoga kita semua mndapatknnya ya amin amin InsyaAllah *_*
nunungzulanwar wrote on Apr 20
Yang terlalu mudah mengatakan "Aku Mencintaimu" itu menurut mas Maher siapa ya ??? Para akhwat atau Ikhwan???
amaher wrote on Apr 20
mencintai itu sejatinya memang sebuah keputusan namun juga sebuah pilihan mana kala hatitengah gelisah mananti yg tak tentu... maka keputusan yang diambil merupakan sebuah pilihan yang menentukan baik tidaknya suatu jalan yang ditempuh.......
anda benar :)
amaher wrote on Apr 20
memsya said
hmm..ada yg lagi ..(.....) cinta rupanya=)
mencintai adalah sebuah anugerah ilahi :)
amaher wrote on Apr 20
pynk318 said
to love & be love is everything....Semoga kita semua mndapatknnya ya amin amin InsyaAllah *_*
pasti..itu semua sudah termaktub dalam lauhul mahfuznya.. :)
amaher wrote on Apr 20
Yang terlalu mudah mengatakan "Aku Mencintaimu" itu menurut mas Maher siapa ya ??? Para akhwat atau Ikhwan???
Keduanya...karena mencintai adalah karunia ilahi :)
vi3nzz wrote on May 21
postingan kita banyak yang serupa ya akh...:)
Alhamdulillah supaya dakwah makin tersebar luas...
amaher wrote on May 21
vi3nzz said
postingan kita banyak yang serupa ya akh...:)
Alhamdulillah supaya dakwah makin tersebar luas...
Alhamdulillah :)
Ilmu memang untuk disebar dan kita semakin kaya
jadi teringat ucapan sang lakon dalam trailer film Sang Murabbi
fathia27rhm wrote on Jun 11
no komen lah.. :P
amaher wrote on Jun 11
no komen lah.. :P
Susah seh anak kecil...kagak Ngarti !
fathia27rhm wrote on Jun 14
amaher said
Susah seh anak kecil...kagak Ngarti !
preeettt...sori yah gak lepel bapak2 :P hahaha..piss.. :))
agungkencana wrote on Jun 22
cinta itu menurut akang seperti apa ya?
palpitation wrote on Jul 7
Ketika cinta diwujudkan dgn keinginan tuk berbagi, tak ada yg kan tersakiti...
Ketika cinta diwujudkan dgn keinginan tuk memiliki, bersiaplah untuk patah hati
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help